Postingan

Kesimpulan

 F. Kesimpulan dan Saran 1. kesimpulan Kipas akan terus berputar mengalirkan udara dingin hingga suhu di dalam kotak kembali stabil di bawah batas aman, sehingga kualitas fisik dan kandungan kimia obat di dalamnya tetap terjaga dari risiko kerusakan akibat panas. Jika relawan lupa atau tidak merapatkan tutup kotak obat, sensor akan memicu mikrokontroler untuk mengaktifkan alarm berupa buzzer dan indikator LED yang berkedip. Sistem peringatan ini terbukti efektif memberikan respons instan kepada relawan di posko bencana agar segera menutup kembali kotak, sehingga obat terhindar dari fluktuasi suhu luar dan kontaminasi debu atau bakteri. Tujuan akademik praktikum telah terpenuhi melalui keberhasilan integrasi seluruh komponen hardware dan software . Sensor DHT22 (input suhu), magnetic dan infared (input kondisi pintu) dapat berkomunikasi dengan baik ke pin digital mikroprosesor. Melalui logika pemrograman yang ditanamkan , mikroprosesor mampu memproses data input tersebut secara re...

Download file

 G. Download File [Kembali] Rangkaian Proteus Smart Medicine Box [Download] Video Simulasi Rangkaian [Download] Datasheet Infrared Sensor [Download] Datasheet DHT22 Sensor [Download] Datasheet STM32F1)3C8T6 [Download]

Program

Gambar
 B. Listing Program [Kembali]

Flowchart

Gambar
 D. Flowchart [Kembali]

Rangkaian

Gambar
 C. Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja [Kembali] Rangkaian Simulasi Smart Medicine Box Prinsip Kerja : Berikut adalah prinsip kerja dari masing-masing sensor yang dirancang dalam penjelasan satu paragraf sederhana: 1. Magnetic Reed Switch Sensor (Pin PA2): Sensor keamanan ini bekerja mendeteksi kondisi fisik pintu secara digital menggunakan medan magnet; ketika pintu tertutup rapat, magnet bawaan akan mendekati komponen sakelar internal sensor sehingga pelat kontak terhubung dan mengirimkan sinyal HIGH (logika 1) yang membuat STM32 mematikan alarm buzzer serta menampilkan status "Tertutup" pada LCD, namun ketika pintu dibuka, magnet menjauh sehingga pelat kontak merenggang kembali mengirim sinyal LOW (logika 0) yang memicu mikrokontroler menyalakan buzzer sebagai alarm peringatan dini dan mengubah teks LCD menjadi "Tidak tertutup". 2. Sensor Infrared (Pin PA1): Sensor ini bertugas mendeteksi keberadaan objek atau rintangan di area pengawasan menggunakan pancaran...

Hardware M4

Gambar
 B. Hardware [kembali] Hardware Rangkaian Pemilah Buah Jeruk

Prosedur m4

 A. Prosedur [Kembali] Prosedur Berikut adalah prosedur pengerjaan (langkah demi langkah) untuk merakit, memprogram, hingga menguji sistem monitoring pintar Anda: Langkah 1: Persiapan Komponen dan Alat Sebelum memulai, pastikan semua komponen utama dan alat pendukung berikut sudah siap di meja kerja Anda: Mikrokontroler: STM32F103C8T6 (Blue Pill) beserta ST-Link V2 Debugger untuk flash program. Sensor: Sensor Suhu LM35, Magnetic Reed Switch Sensor (lengkap dengan magnetnya), dan Sensor Infrared (IR) Obstacle. Output : LCD 16x2, Buzzer Aktif 5V, dan Kipas (Fan DC). Daya: 2 buah Baterai Li-ion 18650, Holder Baterai Seri, dan Modul Regulator Step-Down (misal: LM2596 atau sejenisnya). Pendukung: Breadboard, kabel jumper (Male-to-Male / Male-to-Female), dan Multimeter. Langkah 2: Pengaturan Software di STM32CubeIDE Buka aplikasi STM32CubeIDE dan buat proyek baru dengan memilih MCU STM32F103C8Tx. Masuk ke menu Device Configuration Tool (.ioc) untuk mengatur fungsi pin mikrokontroler:...